Cibinong, Kabarpemuda.com – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Bogor memperingati Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah dengan menggelar Simposium Kebangsaan sekaligus peluncuran buku Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi pemikiran pemuda untuk pembangunan Kabupaten Bogor sekaligus hadiah bagi Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Di Ruang Serbaguna 1 Gedung Setda Kabupaten Bogor, Kamis (4/6/2026).
Ketua Pelaksana, Fahreza Anwar, mengatakan buku tersebut merupakan kumpulan gagasan dan pemikiran kader Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor dalam berbagai bidang pembangunan daerah.
Menurutnya, buku itu diharapkan menjadi ruang kontribusi intelektual pemuda dalam merespons berbagai persoalan dan tantangan pembangunan di Kabupaten Bogor.
Sementara itu, Ketua PDPM Kabupaten Bogor, Muhammad Namin, S.Pd., S.H., menegaskan bahwa semangat “Pemuda Negarawan” harus dimaknai sebagai komitmen pemuda untuk mengabdi kepada bangsa dan daerah, bukan sekadar memikirkan kepentingan pribadi.
“Pemuda negarawan adalah pemuda yang tidak hanya berpikir untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk bangsa, daerah, dan pengabdian di Kabupaten Bogor. Tema menata Bogor istimewa mengandung makna bahwa semua memiliki tanggung jawab, bukan hanya kami, tetapi seluruh pemuda untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang maju,” ujarnya.
Namin berharap buku tersebut dapat menjadi pemantik gerakan pemuda yang lebih nyata dalam pembangunan daerah.
“Mudah-mudahan hadiah kecil dari kami berupa buku ini bisa menjadi tolok ukur bagaimana pemuda bergerak di Kabupaten Bogor. Ini harus menjadi momentum agar kita lebih aktif sebagai pemuda, bukan hanya sebatas retorika, tetapi menghadirkan langkah nyata di lapangan,” katanya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor, H. Ahmad Yani, S.H.I., M.E., mengapresiasi lahirnya buku tersebut sebagai wujud kontribusi nyata pemuda dalam pembangunan daerah
Menurutnya, buku Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa menghadirkan beragam perspektif dan gagasan dari berbagai sektor, mulai dari lingkungan, politik, budaya, ekonomi, pendidikan hingga tata kelola pemerintahan.
“Ini merupakan ide cemerlang dari rekan-rekan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor. Gagasan yang disampaikan tidak hanya ditinjau dari satu perspektif, tetapi dari berbagai aspek yang sangat penting bagi pembangunan daerah,” ungkap Ahmad Yani.
Ia berharap momentum Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah yang beriringan dengan Hari Jadi Bogor ke-544 dapat memperkuat sinergi antara pemuda dan pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan ada sinergitas yang kuat dan sumbangsih pemikiran yang luar biasa dari para pemuda Muhammadiyah untuk Pemerintah Kabupaten Bogor. Buku ini bukan hanya layak dibaca oleh Bupati, tetapi juga oleh seluruh masyarakat yang ingin menjadi agen perubahan di Kabupaten Bogor,” tuturnya.
Ahmad Yani menegaskan bahwa mewujudkan Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
“Menjadikan Kabupaten Bogor istimewa dan gemilang bukan hanya tugas Bupati, bukan hanya tugas organisasi tertentu, tetapi tugas kita semua. Hari ini pemuda telah menunjukkan perannya melalui ide dan gagasan yang dituangkan dalam buku ini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, yang memberikan dukungan terhadap penguatan peran pemuda dalam pembangunan bangsa dan daerah.
Peluncuran buku Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa diharapkan menjadi kontribusi intelektual yang dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, serta masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih maju, istimewa, dan berdaya saing.







