banner 728x250

Kader Desak Kepastian, Muscab GM FKPPI Bogor Tak Kunjung Digelar

Bogor, Kabarpemuda.com – Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) GM FKPPI Kabupaten Bogor hingga kini belum menemui kejelasan. Kondisi tersebut memicu berbagai pertanyaan dari kader dan tokoh internal organisasi, mengingat masa bakti kepengurusan di bawah kepemimpinan Hirja Roses telah berakhir.

banne

Belum adanya kepastian jadwal dan lokasi Muscab membuat sejumlah pihak mempertanyakan kesiapan panitia Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC), terlebih beberapa nama kandidat Ketua Cabang sebelumnya telah menyatakan kesiapan untuk maju dalam kontestasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, panitia pelaksana sebenarnya telah menyiapkan berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan Muscab, termasuk melakukan koordinasi dengan Pengurus Daerah (PD) Jawa Barat.

Namun hingga saat ini, keputusan terkait waktu dan tempat pelaksanaan masih menunggu penetapan dari Pengurus Cabang (PC) GM FKPPI Kabupaten Bogor.

“Kami selaku panitia, baik SC maupun OC, sudah berkoordinasi dengan PD Jawa Barat. Namun, dari PC hingga kini belum menyampaikan kepastian terkait jadwal dan lokasi pelaksanaan,” ungkap salah satu panitia.

Sejumlah opsi lokasi pun telah disiapkan, di antaranya Markas Kodim 0621 Kabupaten Bogor serta gedung milik Pemerintah Kabupaten Bogor yang dinilai representatif untuk menggelar Muscab.

Sementara itu, bakal calon Ketua GM FKPPI Kabupaten Bogor, Arnol Leasa, menilai ketidakpastian ini perlu segera diselesaikan agar tidak menghambat proses regenerasi kepemimpinan dalam organisasi.

“Sebagai kader, saya berharap Muscab ini dapat segera dilaksanakan. Masa bakti pengurus sebelumnya sudah habis, sehingga sudah seharusnya proses demokrasi internal berjalan untuk memilih kepemimpinan baru,” ujar Arnol.

Ia juga menilai panitia SC dan OC telah menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan pelaksanaan Muscab, sehingga saat ini tinggal menunggu keputusan dari Pengurus Cabang.

“Kami melihat panitia sudah siap secara teknis. Tinggal menunggu keputusan final dari PC terkait jadwal. Jangan sampai ketidakpastian ini justru menurunkan semangat kader,” tegasnya.

Arnol menambahkan, dirinya siap mengikuti seluruh proses pencalonan secara terbuka dan sesuai mekanisme organisasi.

“Siapapun yang terpilih nantinya, yang penting prosesnya berjalan sesuai AD/ART dan dilaksanakan secepatnya. Saya siap mengikuti proses musyawarah demi kemajuan GM FKPPI Kabupaten Bogor ke depan,” tuturnya.

Hal senada disampaikan kader GM FKPPI dari Kecamatan Gunung Sindur, Jaka Laidi. Ia berharap Muscab segera digelar agar arah kepemimpinan organisasi menjadi jelas dan pembinaan kader tidak terhambat.

Menurut pria yang saat ini tercatat sebagai Ketua PK KNPI Gunung Sindur itu, keterlambatan pelaksanaan Muscab berpotensi menghambat dinamika organisasi, termasuk dalam memberikan ruang bagi kader-kader muda untuk berkontribusi.

“Harapannya Muscab segera dilaksanakan, agar kepemimpinan dan arah organisasi ke depan menjadi jelas, serta memberi kesempatan kepada kader yang ingin membangun GM FKPPI Kabupaten Bogor menjadi lebih besar dan solid,” ujarnya.

Dengan kondisi yang ada saat ini, para kader berharap Pengurus Cabang GM FKPPI Kabupaten Bogor segera menetapkan jadwal dan lokasi pelaksanaan Muscab, sehingga proses regenerasi kepemimpinan dapat berjalan sesuai aturan organisasi dan menjaga soliditas internal.

banne

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *