Bogor, Kabarpemuda.com – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-96 tahun, dengan menggelar Forum Discussion Group (FGD) berteman ‘Sekolah Kebijakan Publik, Ajak Pemuda Kritis dengan Ilmu’ di Aula Gedung KNPI Kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis (24/10/2024).
Dengan menghadirkan empat pemateri dari berbagai kalangan dan pakar dalam bidang kebijakan publik. DPD KNPI Kabupaten Bogor mengajak seluruh elemen kepemudaan untuk lebih kritis dalam mengawal program kerja pemerintah daerah di Bumi Tegar Beriman khususnya dalam hal kebijakan publik.
Hal itu diungkapkan Penanggungjawab (PJ) FGD, Amarullah Surbakti. Menurutnya, sudah sewajarnya elemen kepemudaan untuk memahami tentang kebijakan politik baik internasional, nasional maupun kewilayahan.
“Selain itu, unsur pemuda di Kabupaten Bogor harus memahami keberlangsungan kebijakan daerah yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Dan dengan adanya kegiatan ini, kita juga dapat memahami serta membantu pelayanan masyarakat sebagai mitra dan kontrol sosial bagi pemerintah,” ungkap pria yang akrab disapa Amar itu.
Amar pun menambahkan, dengan memahami tentang kebijakan publik. Elemen kepemudaan juga dapat melakukan kajian analisis kebijakan, sebagai alat komunikasi dan gagasan bagi pemerintah.
“Serta dapat melakukan advokasi litigasi maupun non litigasi. Mudah-mudahan kita dapat melahirkan pemikiran-pemikiran ataupun gagasan-gagasan yang berkesinambungan ke depannya,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago menjelaskan pemuda hari ini harus memiliki kritisisme yang berpatok pada pengetahuan yang matang.
“Kritisme para pemuda untuk kebaikan Kabupaten Bogor hari ini memang harus terus diasah. Namun, kritisisme itu harus berlandaskan data, fakta dan ilmu pengetahuan,” kata dia.
Wahyudi pun menyampaikan, adanya FGD tentang Sekolah Kebijakan Publik ini juga sebagai respon DPD KNPI Kabupaten Bogor untuk memfasilitasi gagasan dari organisasi kepemudaan (OKP) yang dibawah naungan KNPI dalam mengkritisi kebijakan pemerintah daerah.
“Karena ke depannya saya yakin khususnya Kabupaten Bogor akan banyak pemimpin-pemimpin anak muda yang akan terlibat untuk pembangunan di Kabupaten Bogor. Pertemuan hari ini untuk bisa diberikan arahan, dibukakan pemikirannya bagaimana kita mengkritisi pemerintah tapi bisa memberikan solusi yang baik dan tepat sasaran, mencetak aktivis yang produktif, tidak hanya bisa mengkritisi namun tidak memberikan solusi ataupun masukan pemerintah” pungkasnya.






