Bogor,Kabar Pemuda-Sulhaji Jompa secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran diri kepada tim penjaringan bakal calon bupati (Bacabup) Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rabu (22/5/2024). Penyerahan kembali berkas pendaftaran dirinya sebagai Bacabup Bogor diterima tim penjaringan DPC PKB Kabupaten Bogor.
Menurut Sulhaji Jompa, proses penyerahan pendaftaran tersebut merupakan sebuah proses sakral. Karena, menjadi salah satu itikad baik untuk mendapatkan amanah dalam kontestasi Pilkada Bogor pada bulan November mendatang.
“Saya anggap proses ini adalah proses sakral karena sebuah itikad baik etika kuat untuk menyambut atau menyongsong sebuah proses mendapatkan amanah,” ungkap Sulhaji Jompa disela-sela penyerahan berkas pendaftaran di Sekretariat DPC PKB Kabupaten Bogor di Jalan Raya Tegar Beriman.
“Karena menurut saya, untuk menjadi pemimpin itu bukan main-main. Apalagi menjadi pemimpin suatu terhadap dengan jumlah penduduk mencapai 5,7 juta jiwa, tentunya ini juga merupakan tanggung jawab yang cukup berat untuk bisa dijalankan,” lanjutnya.
Sulhaji Jompa pun merasa bersyukur, pendaftaran dirinya sudah diterima tim penjaringan dan dianggap memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh PKB.
“Alhamdulillah terima kasih diterima di PKB, partai yang sejatinya secara rohani juga bagian dari diri saya. Terlebih lagi, PKB juga partai berbasis akidah, dan saya khususnya bismillah hari ini sudah resmi saya mendaftar. Secara pribadi dan tim mengucapkan terima kasih setingginya kepada ketua dan seluruh jajaran pengurus PKB, yang memberikan ruang kepada saya untuk berjuang menunjukkan kepada masyarakat bahwa sulhaji juga ya insya Allah menjadi salah satu pilihan untuk menjadi pimpinan di Kabupaten Bogor,” ucapnya.
“Mudah-mudahan Allah SWT membukakan jalan dan kemudahan, sekaligus doa saya selalu bagi Kabupaten Bogor semoga Allah takdirkan yang terbaik diantara kami semua calon-calon siapa yang terbaik buat masyarakat,” sambungnya kembali.
Mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) itupun berharap, Allah SWT memberikan kemudahan dan takdir untuk memimpin Kabupaten Bogor membawa harapan-harapan dan mimpi-mimpi besar masyarakat, untuk mendapatkan hak-haknya menjadi masyarakat yang sejahtera.
Lebih lanjut, pria yang sempat menjadi anggota DPR RI dari Partai Golkar itupun menuturkan, untuk menjadi pemimpin dibutuhkan keahlian maupun kemampuan. Karena, dibutuhkan leadership yang kuat dalam mengelola seluruh potensi dan sumber daya yang ada di Bogor.
“Menjadi pemimpin seperti Bupati Bogor, tidak serta-merta dapat dipandang ringan. Begitu juga dengan saya yang belum tentu bisa berjalan sendirian, karena dibutuhkan tim yang juga kuat,” tuturnya.
“Di level pemerintahan semua ada jenjang ada struktur pendelegasikan kewenangan itu kepada tim-tim yang ahli struktur-struktur, untuk menentukan keberhasilan di semua tingkatan. Mulai dari karakter bupati, kepala-kepala dinas, tingkat kecamatan hingga tingkat desa harus diberikan penguatan semua. Supaya mereka benar-benar bekerja optimal sesuai dengan semangat keinginan membangun, yang muaranya adalah semua punya iktikad kuat untuk memberikan haknya masyarakat melayani secara maksimal,” pungkas Sulhaji Jompa.






