Bogor, Kabarpemuda.com – Suasana hangat menghiasi aula kantor Kecamatan Citeureup pada Senin (26/1/2026) saat pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) Pengurus Cabang (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Acara ini menjadi bagian dari serangkaian kegiatan yang telah digelar di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, hanya tinggal Citeureup dan Cisarua yang belum menyelesaikannya.
Plt Camat Citeureup, Aris Nurjatmiko, yang pernah menjabat Kabid Kepemudaan di Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor periode 2018-2021, mengungkapkan apresiasi besarnya terhadap peran pemuda dalam pembangunan daerah. Meski digelar di siang hari, ia menyampaikan bahwa pihaknya bersama panitia telah berupaya maksimal untuk memastikan kenyamanan seluruh peserta.
“Kami mengingatkan agar teman-teman pemuda selalu menjaga kondisi fisik masing-masing. Pastikan cukup istirahat dan konsumsi makanan serta minuman yang cukup agar acara berjalan lancar,” ujarnya dengan nada hangat.
Tak hanya itu, Aris juga menyampaikan bahwa perbedaan pendapat di kalangan pemuda adalah hal yang wajar dan menjadi bagian dari dinamika yang menyegarkan. “Kalau pemuda itu cuma satu suara aja tidak seru kan? Ada perbedaan pandangan itu lumrah, bukan hal yang aneh,” katanya dengan senyum.
Harapannya, setelah pemilihan ketua PK KNPI Citeureup selesai, pemimpin yang terpilih dapat menjadi sosok yang mampu merangkul dan mewadahi berbagai aspirasi pemuda. “Semoga pemuda bisa terus berkontribusi dalam pembangunan, meningkatkan kondisi wilayah, dan menciptakan iklim investasi yang baik,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, memuji persiapan yang matang untuk pelaksanaan Muscam di Citeureup. Ia menjelaskan bahwa KNPI berperan sebagai wadah bagi berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) untuk bersama-sama menentukan pemimpinnya selama tiga tahun ke depan.
“Meskipun tahun ini mekanismenya sedikit berbeda karena kekosongan pengurus divisional, kami tetap menjalankannya sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI,” jelas Wahyudi.
Ia juga menekankan pentingnya persatuan pemuda dengan konsep “Speed, Smart, Solid”.
“Pemuda harus cerdas mengambil peluang, tanggap membantu masyarakat, dan tetap bersatu. Terutama di Citeureup yang berdekatan dengan Bekasi dan Jakarta, soliditas pemuda akan sangat berpengaruh pada kemajuan wilayah,” tuturnya optimis.
Dengan semangat kebersamaan dan harapan yang tinggi, Muscam PK KNPI Citeureup diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi perjalanan pemuda dalam memajukan daerahnya.






