banner 728x250

Musda KNPI Abal-Abal versi ‘Caretaker’ Isanudin Ditolak OKP se-Kabupaten Bogor

Bogor, kabarpemuda.com – Polemik adanya Musyawarah Daerah (Musda) KNPI versi ‘caretaker’ Isanudin yang akan berlangsung di Villa Loji Nenek Cigombong, justru menimbulkan banyak penolakan dari OKP yang berhimpun di DPD KNPI Kabupaten Bogor.

banne

Ketua OKP Fokusmaker Kabupaten Bogor, Edi Koswara secara tegas menganggap musda itu tidak sah. Pasalnya, hingga kini baik di DPD KNPI Jawa Barat masih dipimpin oleh Ridwansyah Yusuf, sementara Wahyudi Chaniago masih akan memimpin KNPI Kabupaten Bogor sampai 2027.

“Dari apa yang saya ketahui SK (Surat Keputusan) KNPI Kabupaten Bogor pimpinan Wahyudi Chaniago itu masa kepengurusannya mulai dari tahun 2025 hingga tahun 2027. Jadi, adanya Musda caretaker versi Isanudin ini saya anggap tidak sah atau ilegal. Karena tidak ada urgensinya mereka menggelar musda,” ujar Edi koswara yang Juga sebagai Wakil Ketua MPI DPD KNPI Kabupaten Bogor.

Pria yang akrab dipanggil Edkos itu secara tegas menyatakan sikap menolak adanya Musda KNPI ilegal di Kabupaten Bogor. Dan akan tetap membantu dan membersamai KNPI pimpinan Wahyudi Chaniago dalam pembangunan kepemudaan.

“Satu yang pasti, kami dari Fokusmaker satu komando dan satu arah dengan Wahyudi chaniago sebagai Ketua Umum DPD KNPI Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua KIM PG, Azis, yang menganggap Musda yang akan diadakan Minggu, (23/11/2025) besok itu adalah Musda abal-abal. Dirinya menilai, kejanggalan yang paling kentara adalah penunjukan Isanudin sebagai Caretaker.

“Pasalnya, Musda abal-abal ini jauh dari jalur organisatoris selain itu juga beberapa OKP juga melihat banyak kejanggalan dalam perjalanan Musda abal ini mengklaim dirinya sebagai Caretaker KNPI Kabupaten Bogor itu,” nilai Azis.

Sementara itu, Ketua Gema Keadilan, Fikar Robbani pun angkat bicara mengenai agenda Musda versi Isanudin itu yang banyak melanggar aturan organisasi. Dan organisasi sayap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itupun dengan tegas berada di barisan KNPI pimpinan Wahyudi Chaniago.

“GEMA Keadilan hanya mau mengakui KNPI yang sah, yakni di bawah kepemimpinan Ketua Wahyudi Chaniago,” tegas Fikar

Fikar mengatakan, GEMA Keadilan adalah organisasi yang jelas, ada ad/art, ada sekret, ada pengurus maka tidak mungkin mau bergabung di bawah naungan organisasi yang tidak jelas.

“Saat ini hanya ketua Wahyudi yang memiliki SK resmi dari KNPI Jabar, maka tidak ada dualisme, kubu sana tidak bisa diakui kepengurusannya. Lebih baik datang pada kami secara baik-baik, daripada malu nantinya,” pungkasnya.

Di waktu yang sama, Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Larasati Widyaningsih juga menyatakan sikap, jika OKP nya tetap mendukung kepemimpinan Wahyudi Chaniago sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor.

“(BM PAN ) hanya mengakui pimpinan DPD KNPI yang dikomandoi bung Wahyudi Chaniago secara sah dengan SK yg diterbitkan oleh DPD KNPI JAWA BARAT dan diakui oleh pemerintahan daerah dengan masa bakti 2025-2027. Dan kami tidak mengakui ada DPD KNPI kab.bogor selain yg dipimpin oleh Wahyudi Chaniago,” tukasnya.

 

banne

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *