banner 728x250

HIMMA Anggap Musda KNPI di Cigombong Tidak Punya Legitimasi

Bogor, Kabarpemuda.com – Himpunan Mahasiswa Mathla’ul Anwar (HIMMA) Kabupaten Bogor menyatakan sikap tegas menolak pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Bogor yang digelar di Villa Loji Nenek, Cigombong, beberapa waktu lalu. Penolakan tersebut dilayangkan karena Musda yang disebut-sebut diinisiasi oleh pihak yang mengklaim sebagai caretaker dinilai tidak memiliki legitimasi serta tidak sesuai dengan mekanisme organisasi.

banne

Ketua HIMMA Kabupaten Bogor, Faqih Al qudsi, menegaskan bahwa pihaknya menolak Musda versi caretaker tersebut karena sarat dengan kejanggalan dan tidak mencerminkan asas demokrasi pemuda di tingkat kabupaten.

“HIMMA Kabupaten Bogor menolak dengan tegas Musda KNPI versi caretaker yang digelar di Villa Loji Nenek. Prosesnya tidak jelas, tidak transparan, dan tidak sesuai mekanisme organisasi yang berlaku. Kami tidak akan mengakui hasil maupun kepengurusan yang lahir dari forum ilegal tersebut,” ujar Faqih.

Dirinya menegaskan bahwa HIMMA Kabupaten Bogor hanya mengakui kepengurusan KNPI yang sah di bawah kepemimpinan Wahyudi Chaniago sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor.

“Sikap kami sudah jelas. HIMMA Kabupaten Bogor berdiri bersama KNPI resmi yang dipimpin Bung Wahyudi Chaniago. Tidak ada pengakuan terhadap versi lain ataupun upaya manuver yang mengatasnamakan caretaker,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris HIMMA Kabupaten Bogor, Zaenal abidin, yang menyebut bahwa Musda versi caretaker tersebut tidak merepresentasikan kepentingan OKP yang berhimpun dalam DPD KNPI Kabupaten Bogor.

“Kami mengecam keras jika ada pihak yang mencoba membawa nama Mahasiswa Mathla’ul Anwar ke dalam Musda ilegal tersebut. HIMMA tidak terlibat dan tidak akan ikut di dalamnya,” tegas Zenal.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi HIMMA Kabupaten Bogor, Fahri Nur Zaman, menyebut agenda Musda tersebut merupakan manuver provokatif yang berpotensi mengganggu persatuan dan stabilitas gerakan kepemudaan.

“Langkah seperti ini hanya memecah solidaritas. Kami mengajak seluruh OKP di Kabupaten Bogor untuk tetap bersatu, menjaga kondusifitas, dan tidak terprovokasi,” ujarnya.

HIMMA Kabupaten Bogor menegaskan agar seluruh kader pemuda bersikap bijak dan tidak terjebak narasi-narasi destruktif yang belum jelas arah dan dasar hukumnya.

“Fokus kita adalah menjaga marwah KNPI dan melanjutkan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat dan pemuda Kabupaten Bogor. Jangan biarkan organisasi dicederai oleh kepentingan sempit dan manuver ilegal,” tutup Faqih.

banne

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *