Bogor, kabarpemuda.com -Para pemangku kebijakan Melakukan Turun Langsung ke Pasar bertujuan mengecek harga pangan di pasar-pasar tradisional, dimana saat ini masih terjadi kenaikan harga hingga harus diantisipasi oleh pemerintah, Agar Harga Pangan kebutuhan Masyarakat tetap Normal,
“Alhamdulillah, hari ini Saya Sebagai Anggota Komisi IV DPR-RI Bisa turun langsung ke Pasar Cibinong Dengan Agenda Kunjungan Kerja Spesifik didampingi oleh Penjabat Bupati Bogor dan Badan Pangan Nasional. Kami memantau ada pergerakan atau kenaikan harga sejumlah komoditi pangan jelang Hari Raya Idhul Fitri,” Ucap Ravindra Airlangga.
Ravindra Airlangga, Atau biasa di sapa Vindra, menyampaikan kenaikan harga pangan ini sudah diantisipasi oleh pemerintah, yang bekerja sama dengan Perum Bulog, Badan Pangan Nasional dan instansi pemerintah lainnya.
“Seperti hari ini, pemerintah mengantisipasi kenaikan harga pangan dengan melakukan operasi pasar di Pasar Cibinong, dan di pasar tradisional atau tempat lainnya,” tutur Vindra
Sementara di sisi lain
PJ.Bupati Bogor Asmawa Tosepu Mengucapkan Terima Kasih atas kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR-RI di Pasar Cibinong pada Bulan Ramadhan tahun ini.
Asmawa Tosepu mengakui adanya kenaikan harga pangan di Bumi Tegar Beriman, tetapi ini adalah bagian dari dinamika pasar.
“Kenaikan harga terjadi pada daging ayam, daging sapi, beras, bawang merah dan lainnya. Diperkirakan harga daging sapi bisa mencapai Rp 150 ribu perkilogramnya hingga untuk menstabilkannya kami melakukan operasi pasar, gerakan pangan murah dan lainnya,” ujar Asmawa Tosepu.
Walaupun terjadi kenaikan harga pangan, PJ Bupati meyakini stock pangan terutama beras aman hingga tiga bulan kedepan.
“Selain berupaya menstabilkan harga, kami yang diinisiasi oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) juga bakal memastikan stock pangan tidak langka hingga warga tidak menjadi resah atau panik,” Ucapnya. (Red. NSR / Yung)






