banner 728x250

Hanif Faisol Nurofiq: Buku Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa Jadi Ruang Konsolidasi Gagasan Kebangsaan

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mengapresiasi penyelenggaraan Simposium Kebangsaan, peluncuran buku Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa, dan Tasyakur Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah yang digelar Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Bogor.

Cibinong, Kabarpemuda.com – Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mengapresiasi penyelenggaraan Simposium Kebangsaan, peluncuran buku Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa, dan Tasyakur Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah yang digelar Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Bogor.

Dalam sambutan yang dibacakannya, Hanif menyampaikan salam dari Menteri Koordinator Bidang Pangan yang berhalangan hadir. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan forum penting untuk mengonsolidasikan gagasan dan memperkuat tanggung jawab kebangsaan generasi muda.

banne

“Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94 ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah ruang konsolidasi gagasan. Simposium kebangsaan yang diselenggarakan hari ini merupakan forum diskusi berbasis analisis dan kajian yang mendalam. Terlebih lagi, kegiatan ini diiringi dengan peluncuran buku Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa yang menjadi ruang komunikasi gagasan bagi para pemuda,” ujar Hanif.

Menurutnya, tema Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa memiliki makna yang kuat karena menempatkan pemuda sebagai aktor strategis dalam pembangunan daerah dan bangsa.

“Tema ini mengingatkan kita bahwa pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan. Pemuda harus hadir sebagai negarawan yang memiliki visi, gagasan, dan tanggung jawab terhadap masa depan daerahnya,” katanya.

Hanif juga menekankan bahwa Kabupaten Bogor memiliki posisi yang sangat strategis secara geografis maupun demografis. Menurutnya, Bogor bukan sekadar wilayah penyangga ibu kota, melainkan daerah yang memiliki peran penting dalam menopang kehidupan kawasan metropolitan Jabodetabek.

“Bogor adalah wilayah yang sangat istimewa. Secara geografis, Bogor berada pada posisi yang strategis dan menjadi hulu bagi kehidupan jutaan masyarakat di kawasan sekitarnya. Kita mengetahui bahwa Jabodetabek dihuni sekitar 33 hingga 34 juta penduduk, dan Bogor memiliki peran yang sangat penting dalam menopang keberlangsungan kehidupan kawasan tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa fungsi Kabupaten Bogor sebagai daerah hulu menjadikannya memiliki tanggung jawab besar, khususnya dalam menjaga ketahanan lingkungan, sumber daya air, dan ketahanan pangan.

“Peran istimewa Bogor tidak hanya dalam konteks administratif. Bogor menjadi penyangga kehidupan bagi jutaan masyarakat yang berada di wilayah hilir. Karena itu, pembangunan Bogor harus dilakukan dengan perencanaan yang matang dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda,” tegasnya.

Hanif berharap gagasan-gagasan yang tertuang dalam buku Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa dapat menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Bogor ke depan.

“Buku ini menjadi bukti bahwa pemuda tidak hanya bergerak dalam aksi, tetapi juga menghadirkan pemikiran. Saya berharap gagasan yang lahir dari Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor dapat menjadi inspirasi dan masukan konstruktif bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.

Peluncuran buku tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Tasyakur Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah sekaligus momentum kontribusi intelektual pemuda untuk Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Buku itu memuat berbagai gagasan strategis kader Pemuda Muhammadiyah terkait pembangunan Kabupaten Bogor dari berbagai perspektif, mulai dari lingkungan, ekonomi, pendidikan, budaya, politik hingga tata kelola pemerintahan.

banne

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *