Bogor, Kabarpemuda.com – Mengusung tema ‘Mencetak Pemimpin Berdaya, Menuju Generasi Istimewa’, DPD KNPI Kabupaten Bogor akan menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) DPK KNPI serentak di 40 kecamatan yang ada di Bumi Tegar Beriman untuk pertama kalinya.
Agenda Muscam ini menurut Ketua Harian DPD KNPI Kabupaten Bogor, Arof Akbar akan menggunakan konsep yang lebih profesional, modern dan akuntabel.
“Ini adalah gebrakan dari DPD KNPI Kabupaten Bogor dengan membawa semangat baru dalam tata kelola sekaligus sebagai langkah modernisasi organisasi,” tutur Arof sapaan akrabnya di konferensi pers yang diadakan di Aula Gedung Pemuda/KNPI Kabupaten Bogor, Cibinong, (18/11/2025).
Arof yang juga ditunjuk sebagai Ketua Steering Committe (SC) Muscam Serempak itu mengatakan, KNPI Kabupaten Bogor ingin menghadirkan pemimpin muda yang bervisi, berintegritas, serta memahami peta strategis pembangunan masyarakat.
“Muscam tahun ini bukan sekadar ritual pergantian kepengurusan, tetapi momentum strategis untuk melahirkan pemimpin muda berkualitas,” katanya.
“Muscam merupakan ruang kaderisasi utama bagi calon pemimpin muda di tingkat kecamatan,” lanjut Arof yang pernah menjadi Ketua DPK KNPI Dramaga selama dua periode itu.
Arof juga memastikan, jika Muscam 2025 mengusung pembaruan besar agar proses kaderisasi tidak lagi sekadar formalitas.
Sebab, ada tiga reformasi utama yang diperkenalkan yaitu, pertama, standarisasi administrasi peserta. Dimana pendataan dan verifikasi dilakukan secara ketat untuk memastikan organisasi kepemudaan (OKP) yang terlibat benar-benar sah, aktif, dan terwakili dengan tepat. Penetapan daftar peserta juga dilakukan transparan.
Kedua, tahapan Uji Materi & Penilaian Kapasitas. Untuk pertama kalinya, KNPI menambahkan fit and proper test bagi calon peserta Muscam. “Uji materi ini mencakup wawasan tentang KNPI, pengetahuan kewilayahan dan penyusunan rencana program kerja,” bebernya.
Ketiga adalah, mekanisme pengawasan & pantau akhir (Pantuhir). Pantuhir menjadi tahap final untuk memastikan seluruh peserta memenuhi aspek kecermatan, ketertiban, dan kesiapan sebelum Muscam berlangsung di kecamatan masing-masing.
“Seluruh mekanisme tersebut dirancang agar pemimpin yang lahir dari Muscam bukan hanya populer, tetapi benar-benar mampu memimpin,” tutupnya.






