
Bogor, Kabarpemuda.com – Pemerintah Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) lapangan terhadap program ketahanan pangan sektor peternakan tahun anggaran 2023/2024 pada hari ini, Senin (16/02). Kegiatan dilakukan di beberapa titik lokasi antara lain Kampung Selagombong RT 003/003, Kampung Manggahrea RT 002/003, dan Kampung Curug Ciherang RT 003/006.
Kegiatan ini berdasarkan surat perintah Kepala Desa Wargajaya, H. Ooy Tamami, yang menginstruksikan pengurus BUMDes untuk memastikan aset desa dalam kondisi prima. Fokus pemantauan difokuskan pada kesehatan serta progres bobot sapi yang dikelola melalui skema penggemukan.
Hasil pantauan menunjukkan seluruh sapi dalam keadaan sehat, bersih, dan mengalami peningkatan bobot sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Monev ini adalah komitmen kami untuk memastikan Dana Desa bidang Ketahanan Pangan benar-benar memberikan manfaat nyata. Kami ingin memastikan sapi-sapi ini dirawat dengan standar yang baik sehingga hasilnya nanti bisa menjadi sumber ekonomi yang kuat bagi masyarakat Wargajaya,” ujar H. Ooy Tamami.
Sementara itu, Ketua BUMDes Wargajaya, Nanang Kosim, menyampaikan apresiasi atas arahan Kepala Desa. “Hari ini kami membuktikan bahwa pengelolaan di lapangan berjalan disiplin. Kondisi sapi yang sehat dan gemuk ini adalah hasil kerja keras tim pengelola dalam menjaga pola pakan dan kebersihan kandang secara konsisten,” katanya.
Tenaga Pendamping Profesional, Ujang Tomi Ardi, juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program. “Kami sangat mengapresiasi transparansi dan tata kelola yang ditunjukkan Pemdes Wargajaya dan BUMDes. Program penggemukan sapi ini bukan hanya sekadar belanja anggaran, tapi sebuah investasi ketahanan pangan yang berkelanjutan dan patut menjadi contoh di Kecamatan Sukamakmur,” pungkasnya.






