Bogor, Kabarpemuda.com – Ratusan pelajar tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Bogor memenuhi Ballroom Hotel Horison Sayaga Cibinong, guna mengikuti kegiatan Pelatihan Literasi dan Jurnalistik Media yang digelar DPD KNPI Kabupaten Bogor, Minggu (16/11/2025).
Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan yang digagas oleh bidang literasi, jurnalistik dan hubungan antar media DPD KNPI Kabupaten Bogor itu, terlebih lagi menghadirkan tiga pemateri yang memang profesional di bidang jurnalistik.
“Kegiatan pelatihan jurnalistik ini adalah yang pertama kalinya diadakan oleh DPD KNPI Kabupaten Bogor. Alhamdulillah, antusiasme dari para pelajar ini ternyata cukup luar biasa untuk bisa mengikuti kegiatan ini,” ungkap Wakil Ketua Bidang Literasi, Jurnalistik dan Hubungan antar Media, Irvani Ramdhan disela-sela kegiatan.
Pria yang akrab disapa Irvan itupun mengatakan, pihaknya melibatkan Forum Komunikasi Osis Kabupaten Bogor (FKOKB) untuk kepesertaan pelatihan yang mencapai 100 orang pelajar. “Kami libatkan mereka (FKOKB), karena mereka lah wadah organisasi yang berhubungan langsung dan juga bisa memobilisasi kepesertaan pelajar SMA dan SMK di Kabupaten Bogor,” katanya.
Irvan yang juga Ketua Pelaksana menambahkan, diadakannya pelatihan tersebut bertujuan agar pelajar ini bisa mengerti tentang dunia jurnalistik, serta mampu menyaring berita yang beredar. Sehingga dapat membedakan antara berita riil dan hoax.
“Apalagi beberapa tahun terakhir ini, perkembangan media khususnya media sosial cukup masif, dimana banyak pula informasi yang belum sesuai fakta sebenarnya. Sehingga, dibutuhkan kesadaran dari para pelajar ini untuk bisa menyaring informasi yang didapat,” tambahnya.
“Kami pun berharap setelah mengikuti pelatihan ini, para pelajar juga bisa mengimplementasikan secara langsung di lingkungan sekolahnya masing-masing melalui majalah dinding sekolah,” lanjutnya.
Ditempat yang sama, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago memberikan apresiasi terhadap pelatihan yang diadakan oleh pengurusnya tersebut. Ia pun menjelaskan, kegiatan literasi media ini termasuk dalam rangkaian sumpah pemuda yang diikuti oleh 100 pelajar se-Kabupaten Bogor.
“Kami ingin memberikan ilmu yang bermanfaat bagi para pelajar bagaimana cara menulis, mengambil foto serta video yang baik dan benar,” jelas Wahyudi.
Untuk pemberi materinya, KNPI mendatangkan para jurnalis senior yang expert di bidangnya untuk memberikan pelajaran dan serta menceritakan pengalaman mereka bagaimana menjadi jurnalis yang handal dalam segi penulisan, foto dan video.
“Mereka diberikan bekal bagaimana menjadi tim media center atau wartawan ketika ingin bekerja di media. Minimal dasarnya mereka tahu dan paham,” katanya.
“Kami pun berharap dengan adanya kegiatan pelatihan literasi ini, bisa memberikan manfaat dan bekal bagi para pelajar yang ingin menjadi seorang jurnalis,” harapnya.
Sementara itu, CEO Bogor Expose, Billy Adhyaksa yang tampil sebagai pemateri, mengaku terkejut dengan respon antusias yang diberikan para peserta pelatihan. Dirinya melihat adanya peningkatan minat dari generasi muda, terutama pelajar dalam konteks pengelolaan media.
“Mereka sangat antusias dan respon dari diskusi yang terbangun sangat beragam. Artinya ketertarikannya tinggi. Bahkan pertanyaanya disampaikan dengan komprehensif. Semoga materi kami bisa menambah slot cakrawala berpikir mereka, khususnya dalam karya-karya ilmiahnya,” akunya.
Hal senada pun dilontarkan, jurnalis TV senior dari Berita Satu, Heru Yustanto mengatakan kaget sekali dengan antusias dari para pelajar SMA yang ingin mendalami ilmu kewartawan.
“Ini menjadi dasar dan landasan bahwa profesi Jurnalis masih banyak diminati, hal itu ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan,” pungkasnya.






