Jakarta, Kabarpemuda.com – Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia (MAKII) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menggelar unjuk rasa, mendesak KPK memeriksa Danny Pomanto.
Wahyudi, selaku Koordinator Lapangan, mengatakan, pihaknya mendatangi KPK untuk menyikapi masalah korupsi di Makassar yang terjadi saat Kota Makassar dipimpin oleh Danny Pomanto sebagai wali kota Makassar.
Mereka juga menyatakan dukungannya terhadap langkah KPK untuk mengungkap kasus-kasus korupsi yang terjadi di masa lalu, khususnya di Kota Makassar.
“Kami mendukung langkah KPK untuk mengungkap kasus-kasus korupsi yang terjadi sebelumnya, dan kami meminta KPK untuk menyelidiki kasus-kasus tersebut di Kota Makassar,” tegasnya.
Mahasiswa yang hadir dalam aksi tersebut menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Danny Pomanto, Kota Makassar terindikasi menghadapi berbagai masalah terkait dugaan korupsi.
“Dugaan korupsi di era Danny Pomanto sebagai Walikota Makassar yang belum terungkap sangat banyak, di antaranya korupsi PDAM TA 2016-2019, mangkraknya pembangunan Puskesmas UPB, pengadaan kontainer recovery, dana hibah KORMI, dan lain-lain,” lanjut Wahyudi.
Senada dengan pernyataan tersebut, orator lainnya menyatakan bahwa Danny Pomanto harus diperiksa karena ia merupakan pihak yang paling bertanggung jawab atas dugaan korupsi yang terjadi selama masa jabatannya sebagai Walikota Makassar.
“Danny Pomanto adalah orang yang seharusnya bertanggung jawab atas dugaan korupsi tersebut. Oleh karena itu, kami meminta KPK untuk segera memeriksa Danny Pomanto,” kata orator tersebut.
Dalam aksinya, mereka menyampaikan beberapa tuntutan sebagai berikut:
- Panggil dan periksa Danny Pomanto.
- Panggil dan periksa menantu Danny Pomanto.
- Usut tuntas dugaan tindak pidana korupsi PDAM TA 2016-2019, pembangunan gedung Puskesmas Ujung Pandang Baru yang dinilai mangkrak, dugaan korupsi pengadaan kontainer recovery, serta penyalahgunaan dana hibah KORMI Makassar TA 2023 hingga ke akar-akarnya.
- Mosi tidak percaya terhadap Danny Pomanto.






