Bogor, Kabarpemudacom – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Bogor akhirnya melakukan klarifikasi kepada Pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu, Kamis (11/9/2024) kemarin. Terkait aksi demonstrasi yang terjadi pada Jumat, 6 September pekan lalu di gerbang Tegar Beriman dan Selasa 10 September di Kemendagri dengan mengatasnamakan organisasi mereka.
Ketua HMI MPO Cabang Bogor, Sirhan menyatakan, agenda pertemuan dengan Pj. Bupati Bogor selain silaturahmi juga ingin klarifikasi keberatan terkait dengan aksi demo yang mengatasnamakan HMI. Hingga saat ini yang resmi HMI adalah HMI MPO Cabang Bogor yang membawahi Bogor Raya yakni Kabupaten dan Kota Bogor.
“Kami meminta waktu untuk silaturahmi dengan Pj. Bupati Bogor khususnya klarifikasi menyelamatkan nama baik HMI MPO Cabang Bogor. Ini sangat penting untuk kami sikapi, ke depan saya akan rapatkan dengan tim di pengurusan untuk menentukan tindakan apa ke depan yang akan kami lakukan apakah peneguran atau lainnya,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu menjelaskan, dirinya didampingi Pj Sekretaris Daerah, Aspemkesra dan juga Plt. Kaban Kesbangpol Kabupaten Bogor yang menerima audiensi serta mendengar langsung klarifikasi dari HMI MPO Cabang Bogor, terkait dua aksi demo di dua tempat berbeda yang disebut diatas.
“Ternyata aksi demo bukan dilakukan oleh pihak HMI MPO Cabang Bogor tetapi hanya mengatasnamakan HMI MPO Cabang Bogor. Melalui audiensi hari ini, kami dapat informasi sebagai bentuk ada hal yang terjadi dilapangan juga dijelaskan apa yang jadi tuntutan, sudah kami jabarkan secara keseluruhan baik masalah penataan kawasan Puncak, Parung Panjang, kaitan mutasi sudah kami jelaskan secara clear,” tegas Pj. Bupati Bogor.
Asmawa Tosepu pun mengungkapkan, melalui kesempatan ini HMI MPO Cabang Bogor juga mendiskusikan banyak hal terkait bagaimana membangun Kabupaten Bogor, karena sejatinya Kabupaten Bogor ini harus dibangun bersama-sama tidak hanya dengan pemerintah tapi bersama-sama oleh semua pihak stakeholder juga masyarakat.
Katanya, termasuk saran hari ini cukup bagus salah satunya percepatan penataan kawasan Puncak yang kemarin ditata serta penerangan jalan umum untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Karena penerangan ini jadi kewenangan pemerintah pusat, tentu akan segera kita koordinasikan dan laporkan ke pemerintah pusat, tapi kami pemda juga ada upaya,” terangnya.






